kata ortu saya (1)

“mbok kamu itu kalau bodho jangan kebangeten, le” itulah kalimat yang sering beliau ucapkan, kalau saya lagi, bodoh. seringnya sih pas saya disuruh belanja di warung, terus salah beli. atau sewaktu saya ditutor ibu. biasa kalau sebelum ujian akhir caturwulan sewaktu SD dulu. mungkin, mungkin lho, ibu saya sudah tahu kalau saya tidak sesuai yang beliau harapkan. udah dari sononya kayak gini. mau diapain lagi. tapi setidaknya ya kalau bodho itu jangan kelewatan. jangan kebangeten. yang pas pas saja bodho nya (!). entah kalau bodho yang pas itu seperti apa.

Nah kalau dari Bapak saya agak beda lagi, walau masih satu nafas. “ikine ,sambil menepuk2 ( kalau tidak mau dibilang memukul 🙂 ) jidat saya, dinggo ( dipakai )”. Biasa kalau lagi menjelaskan “teori” dan “ajaran” beliau yang nyleneh itu, terus sikap saya kelihatan cuek, malas, atau benar-benar tidak paham. tapi yang jelas Bapak saya yang penting itu, pakai otakmu. otak digunakan semaksimal mungkin. kalau soal barangnya, saya percaya semua orang pasti punya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s