Make Good Art

Iseng iseng browsing di situs zenpencils.com. Cek komik paling populer dan ini ternyata ( http://zenpencils.com/comic/50-neil-gaiman-make-good-art/ ) Komik tersebut terinspirasi dari kata kata si Neil Gaiman. Beliau adalah seorang penulis novel, cerpen, komik, cerita anak dll, yang menurut empunya situs zenpencils one of the best fiction writers in the world in my opinion.

Terus terang saya belum pernah pegang apalagi baca karya beliau. Toh tinggal googling saja. Pasti dapat. Ah, itu tidak penting. Ini yang sepertinya penting. Kata beliau hidup itu kadang susah dan tidak sesuai yang kita harapkan. Misalnya dalam bisnis, keluarga, kesehatan, keuangan, cinta, dll. ya ya ya. semua orang juga tahu. Seperti diilustrasikan di komik tadi, ada banyak macam masalah. Kaki dimakan ular, pasangan selingkuh, kucing kesayangan meledak (!), dicap plagiat, atau isikan sendiri masalah masalah aneh bin ajaib, yang kemungkinan besar mustahil kita temui di dunia nyata.

Bila bertemu dengan masalah-masalah tadi, menurut beliau, ada satu hal yang seharusnya kita lakukan. Buatlah karya seni, yang bagus. Padahal bagus itu ya relatif. Dan sepertinya juga harus “bermasalah” dulu baru bisa membuat karya seni. kalau kata anak jaman sekarang, harus galau dulu. entah galau beneran atau galau-galauan. Sudah lah, masalah memang tidak perlu dicari. Barang yang satu itu pasti selalu ada.

kata ortu saya (1)

“mbok kamu itu kalau bodho jangan kebangeten, le” itulah kalimat yang sering beliau ucapkan, kalau saya lagi, bodoh. seringnya sih pas saya disuruh belanja di warung, terus salah beli. atau sewaktu saya ditutor ibu. biasa kalau sebelum ujian akhir caturwulan sewaktu SD dulu. mungkin, mungkin lho, ibu saya sudah tahu kalau saya tidak sesuai yang beliau harapkan. udah dari sononya kayak gini. mau diapain lagi. tapi setidaknya ya kalau bodho itu jangan kelewatan. jangan kebangeten. yang pas pas saja bodho nya (!). entah kalau bodho yang pas itu seperti apa.

Nah kalau dari Bapak saya agak beda lagi, walau masih satu nafas. “ikine ,sambil menepuk2 ( kalau tidak mau dibilang memukul 🙂 ) jidat saya, dinggo ( dipakai )”. Biasa kalau lagi menjelaskan “teori” dan “ajaran” beliau yang nyleneh itu, terus sikap saya kelihatan cuek, malas, atau benar-benar tidak paham. tapi yang jelas Bapak saya yang penting itu, pakai otakmu. otak digunakan semaksimal mungkin. kalau soal barangnya, saya percaya semua orang pasti punya.

 

Postingan Pertama

Pertama-tama marilah kita buka blog ini dengan ocehan, ” Ya ampun mas ( waduh, gender saya langsung ketahuan 🙂 ), tahun 2013 baru punya blog?. udah gak tren lagi mas. udah telat. udah basi. sekarang tu jamannya fesbuk, twiter, blah blah blah…..”, sshhh…. udah diam. berisik. gini lho. fesbuk tu buat postingan saya yang lagi pingin sok suci, sok bijak, dan sok motivatif ( eh kata ini di KBBI ada gak ya? ). Nah, kalau di blog ini bebas. aturan dibuat seminim mungkin. misuh ayo. SARA ok. porno?, PM aja ya :D. yah, paling cuma gak boleh ngiklan. tenang saja, kolom protes ( baca : komentar ) saya buka lebar-lebar.